Saturday, 13 October 2018

Singapore Botanic Garden



Di tegah kota yang padat akan gedung-gedung bertingkat ternyata masih ada ruang publik yang uuaadem. Pertama aku masuk langsung di sambut dengan suara gemercik air dan berr......, berasa berada di pegunungan padahal di tengah kota.



Kalau kalian kesana pas hari libur nanti kalian akan di suguhi pemandangan orang-orang Singapore melakukan aktifitas seperti olah raga pagi, ada yang lari pagi, maen skeatboard, atau anak-anak yang sedang bermain, atau hamya sekedar jalan-jalan untuk melepas penat, karena Botanic Garden ini juga merupaka salah satu tempat faforit bagi orang Singapore pada hari libur. Dan disini kalian juga bisa belajar mengenal beragam jenis tanaman.

Botanic Garden ini buka setiap hari dari mulai pukul 05.00am sampai 12.00am alias dari jam 5 pagi sampai jam 12 malam, di Botanic Garden ini juga merupaka satu-satunya Botanic Garden yang buka dari pagi buta hingga tengah malam. Untuk biaya tiket masuk kalian jangan khawatir karena di sini tidak di pungut biaya masuk alias gratis, sudah gratis bisa maen sepuasnya, sambil menikmati udara segar, hmm........., gimana gak enak coba udah seger gratis pula lu kira es cendol.

Di Singapore Botanic Garden ini juga terdapat National Orchid Garden atau biasa sering disebut dengan Taman Anggrek Nasional. Di National Orchid Garden ini mata kalian akan di manjakan dengan berbagai tanaman anggrek dari belahan dunia dan juga berbagai macam anggrek hasil persilangan. Dan kalau kalian pas lagi beruntung di Singapore Botanic Garden ini juga sering kali diadakan konser.



untuk masuk ke National Orchid Garden kalian akan di kenakan biaya $5 untuk dewasa, sementara untuk pelajar dan yang berusia diatas 60 tahun $1aja  dan untuk anak-anak di bawah 1th gratis. Di National Orchid Garden ini buka dari jam 8.30 pagi sampai jam 19.00 malam.

Tranportasi 

Kalau kalian kesana dari pelabuha Harbourfront kalian naik MRT yang jalur Kuning CC29 lalu turun di CC19/D19 dan kalau kalian dari bandara Changi ada dua opsi, opsi yang pertama naik MRT di terminal 2  jalur Hijau GG2 Dan transit di GG1 lalu lanjutkan dengan yang jalur Biru DT35 lalu turun di DT9. Dan opsi yang ke dua naik MRTdi terminal 2 jalur Hijau GG2 dan transit di GG lalu lanjutkan dengan EW4 masih di jalur Hujai tapi cuma pindah kereta saja lalu transit di EW21 di lanjutkan dengan naik jalur Kuning CC22 dan turun di CC19. Tapi saran saya nich ya kalau kalian bawa barang banyak mending ikut opsi yang kedua, tapi kalau menurut aku sich baik opsi pertama sama kedua sama-sama lama, hehehehehe....,







Monday, 7 May 2018

Nikmatnya Menikmati Mie Tarempa di Pagi Hari



Mie Tarempa


Mie Tarempa Batam Center

Mie Tarempa

Makan mie pagi-pagi siapa takut apalagi mie tarempa gak bakal nolak deh. Mie tarempa ini berasal dari daerah Tarempa kabupaten Anambas, mie ini adalah salah satu kuliner khas Batam yang banyak peminatnya.

Kalau dilihat-lihat dimana-mana yang namanya mie tetep aja sama tapi yang membedakan cara pengolahanya saja. Ada tiga jenis mie taempa yaitu basah, lembab dan kering. selain mie disana juga menediakan makanan khas tarempa lainya.

Mie Tarempa yang tidak pernah sepi pengunjung

Teh Tarik

Teh Tarik ini juga salah satu yang menjadi ciri di batam, kalau makan mie tarempa minumnya harus sama teh tarik, karna itu sudah menjadi saatu paket komplit.


Mie Tarempa basah dan Teh Tarik


Luti Gendang

Luti Gendang adalah roti isi abon enak di makan pas lagi hangat, bikin nagih lah pokoknya. Kalau kamu maen- maen ke Batam dan bingung mau cari oleh-oleh apa ini bisa jadi laternatif lho buat oleh-oleh oragn rumah, karna bisa tahan lebih dari satu hari. Tapi kalau buat perjalanan jauh beli aja yang mentah apa yang setengah mateng, nanti sampai rumah kan tinggal di goreng aja.

Luti Gendang

Paket komplit 


Baca juga : Menikmati Keindahan Kota Jajat

Saturday, 5 May 2018

Central 65 Hostel



Central 65 Hostel



Mau ke Singapore tapi bingung nyari penginapan yang murah meriah kalau mau murah dan Gak bayar ya di rumah aja tape dan bersih, nyaman, serta srategis. Di central65hostel  kalau menurut aku lumayan lah, rekomend lah, harganya juga miring cocok buat kalian para backpeker.

Central 65 ada di Jalan Besar Kalang kaalu menurut gue lumayan bagus juga kok pelayanannya juga bagus, tempatnya juga strategis berada di tengah-tengah stassiun MRT antara Bugis, Litle India, Sama Frefer Park. Tapi menurut gue dari Bugis yang Paling deket. Tapi sekarang baru di bangun Stsasiun baru di Jalan Besar tambah dekat lagi  kalau mau ke Central 65 tinggal nyebrang aja udah nyampe Hostel.


Pintu Masuk hostel
Depan Loby 
Masih depan Loby  
Loby 

Untuk kamar tidur juga bersih, adem ya iya lah adem rang pakai AC 24jam lagi, kamar tidur juga di lengkapi dengan tempat carger hp, kalau buat aku pribadi nyaman lah, te best lah pokoknya. Toiletnya pun sama juga bersih ada air panas juga buat mandi.


Lorong
Depan tempat tidur

Kamar tidur single bed
wastefel


Dari Hostel pun kalau mau ke Mustofa, juga deket tinggal keluar langsung belok kanan jalan beberapa blok sudah nyampai Mustafa, sama halte bus juga deket tinngal keluar langsung sampai halte, dan bagi kalian yang mau ke Terminal bus yang menuju Johor juga deket. Mau ke Kampung Glam sama Masjid Sultan juga deket.


Sunday, 17 July 2016


Pulau Penyengat

Pulau Penyengat adalah sebuah pulau kecil yang terletak di seberang Tanjung Pinang sekitar 2 km. Pada abad ke 18 pulau ini merupakan lokasi pemerintahan Kesultanan Johor - Riau dan banyak orang yang mengatakan bahwa kalian belum ke batam kalau kalian belum menginjakan kaki ke Pulau Penyengat. 

Pulau ini dari pelabuhan tanjung pinang batam sudah nampak, dan tinggal naik pompong (perahu kecil yang ada atapnya) aja dari pelabuhan ya paling sekitar 30 menitan lah, atau bagi kalian yang suka berenang kalau mau berenang juga boleh kok. Begitu kalian sampai yang pertama kalaian lihat adalah bangunan masjid (Masjid Raya Sultan Riau) yang konon ceritanya masjid itu di buat dari kuning telor. Masid Raya Sultan Riau ini tidak besar seperti masjid msjid-masjid yang lain.

Masjid Raya Sultan Riau
Selain masjid di pulau ini juga terdapat makam Raja dan para ulama salah satunya adalah kkomplek makan Raja Hamidah (Engku Puteri) dan juga istana raja. Sayang waktu kesana saya lagi halangan jadi gak bisa masuk ke komplek makam hanya bisa berfoto-foto ria dari luar berdoto sambil nangis karna sedih gak bisa masuk makam.

Komplek makam Raja Hamidah

Komplek makam Raja Hamidah
Istana Tengku Bilik

Istana Tengku Bilik

Tidak perlu bingung, ragu, ataupun bimbang untuk mengelilingi pulau ini kalian tinggal pilih mau pakai apa, banyak piihan kalian bisa pakai becak bermotor, sepeda motor, sepeda ontel, atau jalan kaki. 

  • Becak bermotor tarif Rp.30.000/trip, becak bermotor ini bisa muat 2orang dewasa.
  • Sepeda motor kalau sepeda motor Rp.20.000/jam. 
  • Sepeda ontel Rp.10.000/jam.
  • Jalan kaki gratis ya iyah gratis rang kaki punya sendiri.

Kalau saya pilih alternatif terakhir yaitu jalan kaki sambil menikmati pemandangan yang ada di pulau ini dan tentunya lebih bebas dan lebih santai.



Becak Bermotor
Jangan salah becak bermotor di pulau ini bagus kalah deh sama yang ada didaerah lain, pertama saya lihat aja dalam hati cuma bilan yang bener motor bagus ini cuma di jadiin becak bermotor berfikir sambil guling-guling. 

Masalah makan jangan bingung di sini juga banyak warung makan yang menyediakan makanan sea food, dan tidak ketinggalan otak-otak yang orang bilang makanan khas daerah ini. Jadi kalau habis dari sana wajib harus beli otak-otak untuk oleh-oleh.



Saturday, 21 May 2016


KAMPUNG VIETNAM


Kampung Vietnam terletak di Pulau Galang, atau Jembatan 5 Barelang Batam. Untuk masuk ke kawasan ini di kenakan biaya Rp.5000.00/orang.

 Kampung Vietnam adalah bekas tempat pengungsian bagi warga Negara Vietnam yang mencari perlindungan beberapa puluh tahun yang lalu akibat perang. Dengan manggunakan kapal yang berisikan antara 40 - 100 orang, mereka mengarungi laut Cina selatan dan menyebar di berbagai negara untuk mencari perlindungan yang salah satunya terdapat di Pulau Galang. Dan sebagian ada yang tidak sampai ke darat karena perahu yang mereka tumpangi karam di laut.


Kapal yang di gunakan oleh warga Vietnam
dalam melarikan diri


Patung Kapal dan Bunda Maria 

PBB dan pemerintah Indonesia membangun berbagai fasilitas seperti Barak Pengungsian, Penjara, Sekolah, Tempat Ibadah dan Rumah Sakit. Para pengungsi ini dikonsentrasikan di satu permukiman seluas 80 hektar dan tertutup interaksinya dengan penduduk setempat. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan dan penjagaan keamanan.



Makam bagi Para Pengungsi


Jrmbatan menuju Gereja



Gereja di Kampung Vietnam













Menurut cerita yang gue dapat banyak warga Vietnam yang berada di pulau Galang tidak mau dipulangkan ke negaranya, mereka protes dengan cara ada yang bunuh diri ada yang menengelamkan dan membakar kapal-kapal mereka dilaut, hingga akhirnya tahun 1995 sampai 1996 mereka berhasil di pulangkan ke negaranya.


Patung Budha Tidur

Saat ini Kampung Vietnam menjadi salah satu wisata di Pulau Batam, Tapi sayang banyak bangunan yang sudah rusak karna tidak terawat dengan baik bahkan ada bangunan yang sudah dirobohkan karna rusak seperti Barak pengungsian, Rumah sakit, Sekolah, Penjara, Tempat penyiksaan. Tempat ini cocock banget bagi kalian yang pengen uji nyali apa nyari makluk halus alias hantu karna di sini gudangnya makluk halus, banyak pakai banget lagi, apalagi bagi yang punya inda ke 6, yang kalau orang jawa bilang tempanya sinup.



Gerbang masuk Pagoda


Patung Dewi Quan in


Tangga Menuju Pagoda

Bangunan  yang masih terawat dengan baik adalah Bangkai Kapal, Gereja, pagoda Chua Ky Vien dan pagoda Quan Am Tu. Itupun Sudah beberapa kali dilakukan Pemugaran. Dan ada juga bangunan baru seperti patung Budha Tidur, Kapal, dan patung-patung kecil di sekitar Pagoda Quan Am Tu.


Friday, 29 January 2016

Backpacker Singapore & Malaysia Part 2

Jenuh, suntuk, bosen itulah yang saya rasakan setelah sekian lama kerja, kerja, dan kerja. Tapi kan kita juga butuh kerja juga kali bu kalau kita gak kerja kita mau makan apa ya makan nasi lah bego apa masak makan batu. Tapi yang namanya orang pasti butuh yang namaya referesing juga kali jangan kerja terus. hohohoho...... Akhirnya setelah semuanya tersusun, cuti sudah di kantong,tiket sudah dapat, Singapore i'm coming.........


Hari Sabtu

Hari Sabtu pagi jam 06.30 saya berangkat dari rumah dan janjian ketemu sama temen di pelabuhan feri Batam Center, dari rumah saya naik bus Trans Batam tujuan batam Center. Sampai di pelabuhan kami dapat Feri yang berangkat jam 08.00 pagi, ya udah deh tak apa nikmatin adja. Sampai di pelabuhan Harbourfront  kurang lebih jam 10.00, langsung capcus ka stasiun MRT tapi sebelumnya kami beli dulu ezlink ( buka di dua hari menjelajah singapore malaysia ) karna kedua temen saya belum punya ezlink.

Tujuan pertama kami adalah Raffles place, photo bareng patung singa,hehehehe......., waktu kami sampai sana pas ada lomba dayung perahu kayaknya seru lah akhirnya kami nonton dulu sebentar sambil menikmati pemandangan ralat yang bener sambil istirahat . Setelah puas nonton akirnya kami putuskan untuk jalan menuju tempat patung singa berada.





Merlion

Setelah berselfi" ria tak terasa waktu sudah menunjukan jam 13.30, karna kami ada janji sama temen jam 14.00 yang tinggal di Singapore mau mampir kesana akhirnya kami putuskan untuk menuju ke Mealing Street tampat dimana temen kami tinggal sekalian numpang sholat sama makan gratis. Setelah muter" kesana kemari sambil nyanyi lagunya ayu ting" alamat palsu  dan bertanya sama orang yang kami jumpai akhirnya sampai juga ke rumahnya.

Ngobrol kesana kemari sambil nanya" tak terasa sudah jam 16.30, langsung cap cus menuju ke Bugis karna takut kemalaman dan takut tidak dapat Bus yang ke Larkin Johor. Sampai di Bugis sudah jam 17.00 mana bus baru saja berangkat, terpaksa deh nunggu bus yang selanjutnya mana antrian pakai panjang lagi hufh sabar". Jam 17.30 kami baru berangkat dari Bugis menuju ke Larkin Johor, dan benar seperti dugaanku di imigrasi Singapore maupun Malaysia antrianya panjang banget karena pas barengan orang pulang kerja dengan tujuan yang sama yaitu ke  ke Johor Malaysia. Jam sudah menunjukkan angka 8 lewat mana kami masih tertahan di imigrasi malaysia nunggu bus yang kami tumpangi belum datang lagi takutnya nanti kami tidak dapat bus karna kami masih melanjutkan perjalanan menuju ke TBS dan belum beli tiket bus mana ini sudah malam lagi.


Hampir jam 9 malam kami baru sampai ke terminal Larkin Johor langsung cap cus cari tiket dengan tujuan TBS. Kenapa kami memilih TBS karna TBS bersebelahan dengan stasiun LRT dan itu akan memudahkan bagi kami untuk perjalanan selanjutnya. Kami dapat bus yang berangkat jam 10 malam, lumayan masih ada waktu 1 jam lagi  dan kami manfaatkan untuk mencari toilet ( kalau gak terpaksa mending gak usah masuk toilet di terminal ini karna toitet disini jorok pakai banget ) serta cari minum untuk bekal dalam perjalanan nanti.


Jam 01.00 dini hari kami sampai di TBS, langsung deh kami cari tempat buat instirahat sambil nunggu pagi piterpen dong. Jangan salah ya TBS ini rame 24 jam dan terminal ini adalah terminal yang paling megah seentero malaysia, terminal ini juga melayani perjalanan bus antar kota dan antar negara dari Kuala Lumpur ke wilayah di sisi selatan Semenanjung Malaysia, seperti Melaka, Johor Bahru, Seremban, Muar, Tanjung Pahat, dan juga Singapore/Singapura.

  
Rincian Biaya untuk hari pertama :
  • Bus dari rumah ke Pelabuhan Rp.4000,00
  • Tiket Feri PP Batam Singapore Rp.265.000,00
  • Beli Ezlink $ 12
  • Bus Bugis ke Larkin Johor $ 3.2
  • Tiket Bus Larkin Johor ke TBS RM 34.30
 Nb. untuk makan kami tidak ada biaya karna kami sudah makan di rumah teman,hehehehe......., dan bagi kalian yang punya ezlink ( catet bagi yang punya ) ezlink ini bisa di gunakan untuk membayar bus dengan tujuan ke Larkin Johor.
  
 Hari Minggu



TBS Kuala Lumpur

Hoam........., kok sudah di bangunin sich mang sudah sampai ya?, sambil celingak celinguk nengok luar dan nanya sama penumpang yang ada di depan saya untuk memastikan apa sudah dampai TBS belum dan ternyata memang sudah sampai di TBS. Behubung masih ngantuk kamu putuskan mencari tempat untuk melanjutkan bobo, tapi berhubung di terminal sangat dingin dan gak bisa bobo lagi kami memutuskan untuk keliling terminal, sambil nyari tempat buat ngecas dan sekalian nyari makan karna cacing dalam perut sudah demo minta makan maklum belum ada makan nasi dari berangkat dan di Singapore kami hanya makan murtabak sama roti (gak tau namanya roti apa tapi setauku itu roti makanan khas india ). Setelah sekian lama muter" akhirnya dapat juga kedai makan satu"nya yang sudah buka di jam 3 pagi itu pun makanan india, ya mau gimana lagi yang penting kan halal. Tetep aja jauh" dari Batam ke Malaysia menunya Nasi goreng karna itu yang paling cocok di lidah menurut saya ya kalian tau lah masakan india kan tidak jauh" dari yang namanya kari semenrata saya tidak begitu suka dengan yang manayna kari.


Setelah siap makan kami memutuskan untuk bersih" badan dan mandi di toilet umum, ya maklum lah namaya juga Bacpacker jadi cari yang irit dong jangan salah ya toilet di terminal TBS ini di jamin kebersihanya tidak kayak toilet di terminal Larkin Johor yang toiletnya super duper jorok. Setelah semuanya siap kami langsung menuju conter tiket untuk membeli tiket bus yang menuju ke Singapore.

Jam 06.30 pagi kami pun berangkat menuju stasiun LRT ( kalau dari terminal TBS tinggal nyebrang lewat jembatan ) dengan tujuan ke Batu Caves, tapi kami harus turun di KL sentral lalu pindah kereta lagi yang akan mengantarkan kami ke Batu Caves. Sampai di Batu Caves sekitar jam 09.00 pagi.

Batu Caves
Setelah puas foto" dan istirahat sebentar tak terasa sudah siang, saatnya melanjutkan perjalanan ke Pasar Seni yang kata orang di sana murah" dan surganya untuk belanja serta berburu oleh". Dari Batu Caves kita naik LRT dan turun di Stasiun Kuala Lumpur trus nyebrang ke stasiun Pasar Seni.

Di Pasar Seni kami hanya keliling" dan membeli sedikit oleh", harga di sini lumayan murah kok kalau kita pinter nawar. Dah puas keliling" dan sudah mendapatkan apa yang kita cari langsung les go to ke Twins Tower alias KLCC. Dari pasar seni kita tinggal naik LRT aja yang jurusan ke KLCC.


Taman di KLCC

Taman di KLCC


Sampai di KLCC kami langsung menuju taman yang ada di depan air mancur untuk  istirahat sejenak sambil makan cemilan yang kami bawa untuk menganjal perut, sekalian menunggu agak sore untuk berselfi" ria maklum wong ndeso. Di taman ini bersih dan sejuk banyak pohon dan banyak disediakan tempat untuk bersantai, tapi jagan sekali" untuk rebahan alis tuduran karena kalau ketahuan petugas akan ditegur. Rencana mau sampai malam di KLCC tapi berhubung mau hujan jadi kami putuskan kembali ke TBS secepatnya takut kena hujan di jalan. Sampai di TBS masih sekitar kurang lebih jam 19.00, berhubung kami baliknya ke Singapore pakai bus yang jam 00.00 jadi masih ada waktu kurang lebih 4 jam, berhubung seharian kami belum makan jadi kami sepakat untuk mencari makan dan pilihan kami jatuh pada KCF karna bingung mau makan apa. Tak terasa sudah jam 00.00 waktunya go to Singapore.

Rincian Biaya untuk hari kedua :
  • Beli tiket bus balik ke Singapore RM 42.90
  • Trasportasi selama di Malaysia kurang lebih RM 20
  • 2x beli makan di TBS kurang lebih RM 20
  
Hari Senin

Kami sampai di Sinapore jam 05.00 pagi, sama bus yang kami tumpangi kami di turunkan di pujasera daerah Serangon kalu gak salah sich, berhubung masih gelap kami putuskan untuk istirahat sambil menunggu terang untuk menuju ke Chinatwon cari sarapan sekalian numpang bersih" alah bilang aja mau numpang mandi di masjid Jamae yang ada di Chinatwon. Sampai di Chinatwon kami langsung menuju masjid tapi ternyata oh ternyata masjid baru di bersihkan dan baru buka lagi jam 09.30. Akhirnya kami putuskan untuk cari makan di pujasera yang ada di Cinatwon, setelah muter" pujarera akhirnya kami menemukan makanan Halal juga dan ternyata di pujasera yang luas itu cuma ada 2 kedai makanan halal. menu kami pagi itu adalah nasi lemak plus ayam.


Kedai makanan halal yang ada di Chinatwon Singapore

Di situ kami bertemu sama orang indo yang kerja sebagai pengasuh orang jompo, dan terjadilah rumpi di pagi hari maklum bu ketemu sesama. Seelah siap makan dan puas ngobrol perjalanan kami lanjutkan menuju masjid sambil mencari sesuatu yang bisa buat oleh" di batam ( karna di Chinatwon ini juga terkenal murah" dan merupakan salah satu pusat oleh" kalau gak salah ya ). Cuci muka udah, gosok gigi juga udah, alah bilang aja mandi ngapan malu. Oleh" sudah dapat, udah cantik, saatnya go to Batam but malamnya harus kembali kerja,hikz....,hikz....,hikz.....,
Rincian Biaya untuk hari terakhir :
  • Beli makan alias sarapan $5
  • Top up ezling $10

Catetan : untuk belanja tidak di sebut habis berapa karna  setiap orang beda" tergantung dari masing" dan untuk penginapan tidak ada kerena waktu malam hari kami perugakan untuk perjalanan ( alias bocan di dalam bus ) menuju KL dan perjalanan balik menuju Singapore, lumayan mengurangi pengeluaran. Penginapan si Singapore rata" untuk yang drom sekiratan $30 per malam.


    

Monday, 25 January 2016

Goa Seplawan


Goa Seplawan ini terletak di Bukit Menoreh tepatnya berada di Desa Donorejo Kecamatan Kaligesing Purworejo Jawa Tengah, dengan jarak tempuh 20 km ke arah timur dari pusat kota, dengan ketinggian 700 m di atas permukaan laut sehinga udaranya sangat sejuk.

Goa seplawan ini setiap hari buka dari jam 08.00 pagi sampai jam 17.00 sore, Goa ini biasanya rame pada hari libur dan musim liburan. Untuk tarif tiket masuk sangat murah yaitu Rp.3000 rupiah dan untuk parkir Rp.2000 rupiah.

Lokasi Goa tidak teralu jauh dari area parkir, sebelum memasuki goa kita aka di suguhi patung besar Dewa Siwa dan Dewi parwati dan taman.

Patung Dewa Siwa dan Dewi Parwati





Jalan untuk masuk Goa harus menuruni tanga yang melingkar. Didalam Goa juga sudah ada penerangannya.


Di dalam Goa
Jalan Menuju Goa
Di Dalam Goa


Gardu pandang di sini pemandanganya juga sangat indah, bisa melihat djogja dari atas.









Karena waktu sudah sore time to go home..................,see you next time.