Pulau Penyengat
Pulau Penyengat adalah sebuah pulau kecil yang terletak di seberang Tanjung Pinang sekitar 2 km. Pada abad ke 18 pulau ini merupakan lokasi pemerintahan Kesultanan Johor - Riau dan banyak orang yang mengatakan bahwa kalian belum ke batam kalau kalian belum menginjakan kaki ke Pulau Penyengat.
Pulau ini dari pelabuhan tanjung pinang batam sudah nampak, dan tinggal naik pompong (perahu kecil yang ada atapnya) aja dari pelabuhan ya paling sekitar 30 menitan lah, atau bagi kalian yang suka berenang kalau mau berenang juga boleh kok. Begitu kalian sampai yang pertama kalaian lihat adalah bangunan masjid (Masjid Raya Sultan Riau) yang konon ceritanya masjid itu di buat dari kuning telor. Masid Raya Sultan Riau ini tidak besar seperti masjid msjid-masjid yang lain.
 |
| Masjid Raya Sultan Riau |
Selain masjid di pulau ini juga terdapat makam Raja dan para ulama salah satunya adalah kkomplek makan Raja Hamidah (Engku Puteri) dan juga istana raja. Sayang waktu kesana saya lagi halangan jadi gak bisa masuk ke komplek makam hanya bisa berfoto-foto ria dari luar berdoto sambil nangis karna sedih gak bisa masuk makam.
 |
| Komplek makam Raja Hamidah |
 |
| Komplek makam Raja Hamidah |
 |
| Istana Tengku Bilik |
 |
| Istana Tengku Bilik |
Tidak perlu bingung, ragu, ataupun bimbang untuk mengelilingi pulau ini kalian tinggal pilih mau pakai apa, banyak piihan kalian bisa pakai becak bermotor, sepeda motor, sepeda ontel, atau jalan kaki.
- Becak bermotor tarif Rp.30.000/trip, becak bermotor ini bisa muat 2orang dewasa.
- Sepeda motor kalau sepeda motor Rp.20.000/jam.
- Sepeda ontel Rp.10.000/jam.
- Jalan kaki gratis
ya iyah gratis rang kaki punya sendiri.
Kalau saya pilih alternatif terakhir yaitu jalan kaki sambil menikmati pemandangan yang ada di pulau ini dan tentunya lebih bebas dan lebih santai.
 |
| Becak Bermotor |
Jangan salah becak bermotor di pulau ini bagus kalah deh sama yang ada didaerah lain, pertama saya lihat aja dalam hati cuma bilan yang bener motor bagus ini cuma di jadiin becak bermotor berfikir sambil guling-guling.
Masalah makan jangan bingung di sini juga banyak warung makan yang menyediakan makanan sea food, dan tidak ketinggalan otak-otak yang orang bilang makanan khas daerah ini. Jadi kalau habis dari sana wajib harus beli otak-otak untuk oleh-oleh.