GUNUNG PRAU, TELAGA WARNA DAN SIKUNIR
Hari kedua.......,
GUNUNG PRAU
Hoahem........, rasa-rasanya baru sebentar tidur tapi kok sudah jam 02.30WIB ya, saatnya siap-siap buat ke Gunung Prau. Setelah semuanya siap saatnya berangkat tapi sebelum itu kita mau cari minum buat bekal di perjalanan nanti. Alhamdulilah masih ada toko yang buka padahal udah jam 3 pagi tapi masih ada toko yang buka.
Minum udah dapat saatnya berangkat menuju pos untuk daftar. Saat sampai di pos ternyata di sana banyak pendaki yang istirahat, untuk sekali naik di pungut biaya Rp.10.000,00 per orang, urusan daftar mendaftar sudah selesai saatnya capcus go to Prau.
Ber........., dingin, akhirnya setelah melewati perjalanan yang sangat melelahkan sampai juga di atas, ya walaupun masih gelap tapi tak apa lah.Tapi rasa lelah itu terbayar dangan pemandangan yang sangat hm......., sangat sekali indah.
Setelah puas foto-foto dan menikmati pemandangan yang tiada duanya dant tiba saatnya kami untuk turun, sambil menikmati pemandangan tentunya dan tidak lupa juga sambil berfoto-foto ria tentunya.
Hasil ceprat cepret waktu pulang
Di jalan depan rumah banyak warga penduduk sekitar yang sedang pada ngobrol sambil menghangatkan tubuh,dan kami di sambut hangat oleh warga sekitar. Penduduk di dieng ternyata sangat ramah dan baik, akhirnya kami bergabung untuk ngobrol dangan warga sekitar dan kebetulan yang punya rumah sedang panen buah carica. Buah ini hanya bisa tumbuh di Dieang dan tidak di tempat lain, buah ini kayak buah pepaya tapi bukan.
Setelah sarapan rencana kami mau ke Telaga Warna tapi nengok temen yang kembali tertidur dan mau bangunin gak tega karna akunya juga masih ngantuk dan hawa di sana memang enak banget buat bobo lagi alhasil jadi ikutan bobo dah,hehehehe.....,padahal modus aja.
Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 1, ha...., sambil mata melotot mau keluar jam 1 jadi kapan nich mau ke Telaga Warnanya???!!! Atas saran mbak Aisyah yang punya rumah kami di sarankan untuk meminjam motor dan bermalam lagi disana dalam hati alhamdulilah banget di suruh nginep lagi akhirnya kami sewa motor 100ribu untuk 24jam.
Telaga Warna
Ye......., ahkirnya sampai juga ke telaga warna. Menurut mitos yang berkembang dalam masyarakat Dieng. bergam warna yang muncul dalam permukaan Telaga warna, konon diakibatkan pada jaman dulu ada cicin milik seorang bangsawan yang jatuh ke dasar telaga tersebut. Sedangkan menurut kajian ilmiah warna yang dihasilkan di permukaan adalah akibat pembiasan cahaya pada endapan berelang/sulfur di dasar telaga. Warna yang dominan muncul adalah warna hijau, putih kekuningan, serta warna biru laut.
Di dalam kawasan wisata telaga warna juga tedapat Persangrahan Bumi Pertolo, Telaga Pengilon, Goa Semar, Goa Sumur, Goa Jaran, Goa Pengantin. Jadi hanya perlu membeli 1 tiket saja sudah bisa masuk semua tempat wisata tersebut.
![]() |
| Tiket Masuk Kawasan Telaga Warna |
![]() |
| Telaga Warna |
![]() |
| Telaga Pengilon |
![]() |
| Tempat Persangrahan Bumi Pertolo |
![]() |
| Jalan Menuju Persangrahan Bumi Pertolo |
![]() |
| Goa Semar |
![]() |
| Patung di Goa Semar |
![]() |
| Goa Sumur |
![]() |
| Patung Di Goa Sumur |
![]() |
| Goa Pengantin |
Sikunir Dieng
Sukunir adalah bukit kecil yang tak pernah lepas sepi dari pengunjung, karena di bukit ini bisa menikmati sunrise yang sangat cantik, ada yang bilang juga dai sini bisa lihat delapan gunung. Bukit Sikunir terltak di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Dieng Wonosobo.
Sunrise di Bukit Sukunir
Akhirnya selesai juga tulisan ini, semoga bisa mambantu bagi teman-teman semua. maaf jika masih banyak kekurangan dalam tulisan ini maklum masih dalam tahap belajar.












































